Pengertian
BPM (Business Process Management) menggambarkan upaya berkala organisasi untuk melakukan perbaikan proses bisnis dan inovasi radikal proses bisnis demi kelangsungan usaha. Proses bisnis mencerminkan rangkaian alur pekerjaan yang dibutuhkan untuk menghasilkan produk dan/atau jasa perusahaan/organisasi bisnis. Perbaikan dan inovasi berkala proses bisnis dibutuhkan karena setiap saat organisasi usaha mengalami potensi penurunan kemampuan melakukan perbaikan proses bisnis dan inovasi radikal proses bisnis.
Tools/instrumen penilaian maturitas BPM (Business Process Management) ambidexterity merupakan tools yang berguna untuk menilai tingkat maturitas BPM ambidexterity pada UKM (Usaha Kecil dan Menengah) produsen batik. BPM ambidexterity merepresentasikan kapabilitas perusahaan dalam melakukan BPM eksplorasi (inovasi radikal proses bisnis untuk menangkap peluang usaha baru) dan BPM eksploitasi (perbaikan permasalahan pelaksanaan proses bisnis) secara serempak dan seimbang serta terus menerus pada UKM produsen batik. Kapabilitas BPM ambidexterity berguna untuk menjaga profitabilitas UKM produsen batik saat ini dan memastikan keberlanjutannya di masa depan.
Penilaian tingkat maturitas BPM ambidexterity dilakukan melalui penilaian item-item terkait BPM eksplorasi dan BPM eksploitasi. Item BPM eksplorasi berkaitan erat dengan inovasi radikal proses bisnis pada UKM produsen batik yang menghasilkan nilai atau sumber pendapatan baru demi menangkap peluang usaha baru. Item BPM eksploitasi berkaitan erat dengan perbaikan permasalahan pelaksanaan proses bisnis untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, kepuasan pelanggan, penghematan biaya, dll. demi mencapai kinerja operasional yang ditargetkan UMK produsen batik.
Eksplorasi & Eksploitasi
Kapabilitas BPM ambidexterity berguna untuk menjaga profitabilitas UKM produsen batik saat ini dan memastikan keberlanjutannya di masa depan.
-
✓
BPM Eksplorasi: Fokus pada inovasi radikal proses bisnis untuk menangkap peluang usaha baru.
-
✓
BPM Eksploitasi: Fokus pada efisiensi, efektivitas, kepuasan pelanggan.
-
✓
Keseimbangan: Dilakukan secara serempak dan seimbang antara upaya melakukan BPM eksploitasi dan eksplorasi pada UKM produsen batik.
3 Komponen Domain Penilaian
1. Kapabilitas Organisasi
Meliputi Dimensi Penilaian Keselarasan Strategis, Pengetahuan daan Keahlian, Nilai dan Perilaku, Komitmen Manajemen, dan Tata Kelola.
2. Kolaborasi Eksternal
Meliputi Dimensi Penilaian Sikap Proaktif Kemitraan serta Koordinasi dan Pembelajaran Antar Organisasi.
3. Siklus Hidup BPM
Meliputi Dimensi Penilaian Plan, Do, Check, dan Action (PDCA) sesuai dengan setiap tahapan siklus hidup BPM.
Tahapan Penilaian
Penilaian Item
Setiap item dinilai menggunakan 3 skala penilaian: Tidak tercapai (1), Sebagian (3), Sepenuhnya (5).
Level Kapabilitas
Menentukan level kapabilitas subkomponen, komponen, hingga total BPM Eksplorasi & Eksploitasi Produsen Batik.
Resultan & Maturitas
Menghitung Resultan Ambidexterity dan menentukan 5 Level Maturitas (Novice - Expert).
Hasil Penilaian
Penilaian Maturitas
5 Level Maturitas: Novice (1), Advance Beginner (2), Competent (3), Proficient (4), Expert (5).
Analisis Gap
Menilai keseimbangan antara BPM Eksplorasi dan Eksploitasi.
Visualisasi
Grafik dan tabel untuk memudahkan pemahaman hasil penilaian.